Sungkem Kiai
No Result
View All Result
  • Kolom
  • Telaah
  • Khazanah
  • Mozaik
  • Syariah
  • Tasawuf
  • Uswah
  • Tokoh
  • Doa
  • Khutbah
  • Kolom
  • Telaah
  • Khazanah
  • Mozaik
  • Syariah
  • Tasawuf
  • Uswah
  • Tokoh
  • Doa
  • Khutbah
No Result
View All Result
Sungkem Kiai
No Result
View All Result
  • Kolom
  • Telaah
  • Khazanah
  • Mozaik
  • Syariah
  • Tasawuf
  • Uswah
  • Tokoh
  • Doa
  • Khutbah
Home Syariah

Cara Aman Merebahkan Sapi

KH. Ma'ruf Khozin by KH. Ma'ruf Khozin
8 Juni 2025
A A
merebahkan sapi dengan kerangkeng besi

Ilustrasi merebahkan sapi dengan kerangkeng besi. (Foto: Dok. Istimewa)

Cara menyembelih tidak berubah, yaitu memutus rongga nafas dan rongga makan serta kedua urat wadajain, sepasang urat nadi atau pembuluh darah yang terletak di kedua sisi leher hewan.

Tapi cara merebahkan sapi bisa mengalami perubahan sesuai temuan dalam perkembangan zaman. Di masa klasik, cara merebahkan dijelaskan oleh Syaikhul Islam Zakariya Al Ansori:

(وَذَبْحُ نَحْوِ بَقَرٍ ) كَغَنَمٍ وَخَيْلٍ فِي حَلْقٍ وَهُوَ أَعْلَى الْعُنُقِ لِلِاتِّبَاعِ ( مُضْجَعًا لِجَنَبٍ أَيْسَرَ ) لِأَنَّهُ أَسْهَلُ عَلَى الذَّابِحِ فِي أَخْذِهِ السِّكِّينَ بِالْيَمِينِ وَإِمْسَاكِهِ الرَّأْسَ بِالْيَسَارِ

Menyembelih Sapi dan kambing adalah memyembelih tenggorokan di leher atas, berbaring ke arah kiri supaya lebih mudah untuk memegang pisau dengan tangan kanan dan memegang kepala hewan dengan tangan kiri

( مَشْدُودًا قَوَائِمُهُ غَيْرَ رِجْلٍ يُمْنَى ) لِئَلَّا يَضْطَرِبَ حَالَةَ الذَّبْحِ فَيَزِلُّ الذَّابِحُ بِخِلَافِ رِجْلِهِ الْيُمْنَى فَتُتْرَكُ بِلَا شَكٍّ لِيَسْتَرِيحَ بِتَحْرِيكِهَا

Kaki-kakinya diikat, kecuali kaki kanan belakang. Agar tidak berontak saat disembelih. Yang dapat membahayakan penyembelih. Berbeda dengan kaki kanan, maka dibiarkan agar dapat bergerak (Fathul Wahhab, 2/226)

Cara ini bila masih diterapkan kadang berpotensi membahayakan orang lain. Terkadang banyak anak kecil dan jemaah ikut ke masjid untuk menyaksikan penyembelihan. Hewan berontak dan tempat kurang luas. Tidak semua ahli dalam menghadapi hewan.

Cara kedua adalah metode Stunning. Yakni memingsankan hewan menggunakan aliran listrik dengan voltase tertentu yang membuat hewan pingsan, serta dilakukan oleh tenaga terlatih. Cara ini sudah difatwakan oleh MUI tahun 2009, baik untuk hewan ternak atau unggas. Pada intinya cara memingsankan hewan sebelum disembelih adalah boleh.

Cara ketiga yang sudah dijalankan di beberapa Masjid, kerangkeng besi. Lebih aman dan sesuai dengan anjuran Fikih Klasik:

ﻭﻳﺴﺘﺤﺐ ﺃﻥ ﺗﺴﺎﻕ ﺇﻟﻰ اﻟﻤﺬﺑﺢ ﺑﺮﻓﻖ ﻭﺗﻀﺠﻊ ﺑﺮﻓﻖ

Dianjurkan hewan dibawa ke tempat penyembelihan dengan pelan dan direbahkan dengan pelan (Majmu’, 9/81)

عَنْ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ « إِنَّ اللَّهَ كَتَبَ الإِحْسَانَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ فَإِذَا قَتَلْتُمْ فَأَحْسِنُوا الْقِتْلَةَ وَإِذَا ذَبَحْتُمْ فَأَحْسِنُوا الذَّبْحَ وَلْيُحِدَّ أَحَدُكُمْ شَفْرَتَهُ فَلْيُرِحْ ذَبِيحَتَهُ » (رواه مسلم)

Sabda Nabi: “Allah mewajibkan berbuat baik dalam segala hal. Jika membunuh maka lakukan dengan baik. Jika menyembelih maka lakukan dengan baik. Tajamkan pisau dan menyenangkan sembelihannya” (HR Muslim).

KH. Ma'ruf Khozin

KH. Ma'ruf Khozin

Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatul Ulum Suramadu Labang Bangkalan

ARTIKEL TERKAIT

KH. M. Afifudin Dimyathi
Syariah

Resep Kehidupan dalam Perspektif Al-Qur’an: Kajian Tematik Terhadap Prinsip Kehidupan Ideal pada Surat Al-Baqarah Ayat 277

17 November 2025
Live Gift dan Cyber Begging: Hukum Mengemis Daring dalam Islam
Syariah

Live Gift dan Cyber Begging: Hukum Mengemis Daring dalam Islam

29 Oktober 2025
Sound Horeg
Syariah

Bahaya Sound Horeg

6 Juli 2025
Kiai Hasan Abdillah Banyuwangi
Syariah

10 Amalan Menyambut Bulan Muharram dalam Karya Kiai Hasan Abdillah Banyuwangi

28 Juni 2025
Kunci Awet Pernikahan
Syariah

Kunci Awet Pernikahan

14 Juni 2025
Solusi Problematika Tawaf
Syariah

Solusi Problematika Tawaf

9 Juni 2025

Discussion about this post

BACA JUGA

Tangan-Tangan Manusia: Akar Kerusakan Ekologis Kita

Tangan-Tangan Manusia: Akar Kerusakan Ekologis Kita

2 Desember 2025
Kifayatil Awam yang Lebih dari Cukup untuk Masyarakat Awam

Kifayatil Awam yang Lebih dari Cukup untuk Masyarakat Awam

18 November 2025
KH. M. Afifudin Dimyathi

Resep Kehidupan dalam Perspektif Al-Qur’an: Kajian Tematik Terhadap Prinsip Kehidupan Ideal pada Surat Al-Baqarah Ayat 277

17 November 2025
Kiai atau Pendakwah Penampilan Mewah

Kiai atau Pendakwah Penampilan Mewah

3 November 2025
Ketika Takdir Dijadikan Dalih Maksiat

Ketika Takdir Dijadikan Dalih Maksiat

2 November 2025
Populisme Religius dan Hilangnya Independensi Moral di Kalangan Gus Muda

Populisme Religius dan Hilangnya Independensi Moral di Kalangan Gus Muda

1 November 2025
  • Tentang
  • Kirim Tulisan
  • Kontributor
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 sungkemkiai.com - All rights reserved.

No Result
View All Result

Copyright © 2025 sungkemkiai.com - All rights reserved.