Sungkem Kiai
No Result
View All Result
  • Kolom
  • Telaah
  • Khazanah
  • Mozaik
  • Syariah
  • Tasawuf
  • Uswah
  • Tokoh
  • Doa
  • Khutbah
  • Kolom
  • Telaah
  • Khazanah
  • Mozaik
  • Syariah
  • Tasawuf
  • Uswah
  • Tokoh
  • Doa
  • Khutbah
No Result
View All Result
Sungkem Kiai
No Result
View All Result
  • Kolom
  • Telaah
  • Khazanah
  • Mozaik
  • Syariah
  • Tasawuf
  • Uswah
  • Tokoh
  • Doa
  • Khutbah
Home Kolom

Yang Harus Diingat, Al-Ghazali Juga Penulis

Ahmad Husnul Yakin by Ahmad Husnul Yakin
3 Februari 2026
A A
Yang Harus Diingat, Al-Ghazali Juga Penulis

Ilustrasi. (Sumber: Unsplash)

Saya pernah mengikuti acara talk show perihal belajar menulis. Ketika sampai acara dor prize, hostnya yang asik, mengatakan barang siapa yang bisa menjawab maka akan mendapatkan buku yang ada di tangannya.
Saya sebagai santri yang sedang gemar baca waktu itu pasti sangat ingin mendapatkan buku yang ada di genggaman host. Akhirnya sekian detik sebelum pertanyaan selesai saya sudah angkat tangan saja.

Alhamdulillah pertanyaan sangat mudah sekali. “Siapa yang bisa menyebutkan nama-nama penulis hingga 10 orang maka buku ini saya akan hadiahkan”

Saya -sebagai orang yang ditunjuk untuk menjawab- jelas sangat senang. Dengan lantang saya sebutkan para penulis dari pesantren. Gus Dur, Gus Mus, Nur Kholis Majid, sampai Imam Syafi’i, Imam al-Ghazali, pengarang Fath al-Mu’in (dulu saya sangat hapal nama beliau sebelum ketika menulis tulisan ini saya sedikit lupa hehehe) dan lain lain.

Alih-alih benar dalam menjawab, ternyata jawaban itu salah menurut host dan dengan halus saya dipersilahkan untuk ikut Bahtsul Masail -semacam diskusi ilmiah anak pesantren- saja ketimbang ikut talk show kepenulisan.

Ini bukan masalah saya tidak dapat hadiah. Namun masalah pengakuan penulis. Bukankah beliau² yang telah saya sebutkan merupakan penulis juga? Bahkan saya yang Alhamdulillah sudah dipredikatkan sebagai penulis oleh banyak orang juga menjadikan beliau² kiblat dalam motivasi dan gaya menulis.

Entahlah saya tidak mau panjang-panjang membahas hadiah yang tidak jadi saya peroleh. Saya hanya ingin berdoa kembali untuk dijadikan jiwa yang produktif dalam menulis, menjadikan tulisan sebagai ladang dakwah di posisi saya yang bukan anak kiai dan bukan anak raja.
Teringat dawuh Imam

Al-Ghazali “Kalau kamu bukan anak ulama besar, bukan pula anak seorang raja, maka menulislah.”

Ahmad Husnul Yakin

Ahmad Husnul Yakin

Mahasantri Ma'had Aly Lirboyo Sekaligus Alumni Pondok Pesantren Mancengan Darussalam Modung Bangkalan.

ARTIKEL TERKAIT

Harusnya Lebih Mengedepankan Uswatun Hasanah daripada Mau‘izhah Hasanah
Kolom

Harusnya Lebih Mengedepankan Uswatun Hasanah daripada Mau‘izhah Hasanah

24 Mei 2026
Ah.. Saya Ingin Melihat Santri Menulis
Kolom

Ah… Saya Ingin Melihat Santri Menulis

22 Mei 2026
Menjadikan Agama sebagai Kedok Maksiat: Kritik Imam al-Ghazali terhadap Riya’ yang Paling Buruk
Kolom

Menjadikan Agama sebagai Kedok Maksiat: Kritik Imam al-Ghazali terhadap Riya’ yang Paling Buruk

14 Mei 2026
Kita Butuh Evaluasi Bukan Eliminasi: Meninjau Ulang Penghapusan Prodi Pendidikan 
Kolom

Kita Butuh Evaluasi Bukan Eliminasi: Meninjau Ulang Penghapusan Prodi Pendidikan 

7 Mei 2026
Dekonstruksi Perilaku Hubungan Premarital Tanpa Orientasi Kelekatan Permanen
Kolom

Dekonstruksi Perilaku Hubungan Premarital Tanpa Orientasi Kelekatan Permanen

7 Mei 2026
Ketika Ketenaran Menjadi Racun: Risiko Tersembunyi di Balik Perhatian Manusia
Kolom

Ketika Ketenaran Menjadi Racun: Risiko Tersembunyi di Balik Perhatian Manusia

7 Mei 2026

Discussion about this post

BACA JUGA

Apakah Anak Kecil Mendapatkan Pahala Tatkala Melakukan sebuah Kebaikan?

Apakah Anak Kecil Mendapatkan Pahala Tatkala Melakukan sebuah Kebaikan?

25 Mei 2026
Harusnya Lebih Mengedepankan Uswatun Hasanah daripada Mau‘izhah Hasanah

Harusnya Lebih Mengedepankan Uswatun Hasanah daripada Mau‘izhah Hasanah

24 Mei 2026
Ah.. Saya Ingin Melihat Santri Menulis

Ah… Saya Ingin Melihat Santri Menulis

22 Mei 2026
Menjadikan Agama sebagai Kedok Maksiat: Kritik Imam al-Ghazali terhadap Riya’ yang Paling Buruk

Menjadikan Agama sebagai Kedok Maksiat: Kritik Imam al-Ghazali terhadap Riya’ yang Paling Buruk

14 Mei 2026
Kita Butuh Evaluasi Bukan Eliminasi: Meninjau Ulang Penghapusan Prodi Pendidikan 

Kita Butuh Evaluasi Bukan Eliminasi: Meninjau Ulang Penghapusan Prodi Pendidikan 

7 Mei 2026
Dekonstruksi Perilaku Hubungan Premarital Tanpa Orientasi Kelekatan Permanen

Dekonstruksi Perilaku Hubungan Premarital Tanpa Orientasi Kelekatan Permanen

7 Mei 2026
  • Tentang
  • Kirim Tulisan
  • Kontributor
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 sungkemkiai.com - All rights reserved.

No Result
View All Result

Copyright © 2025 sungkemkiai.com - All rights reserved.