Sungkem Kiai
No Result
View All Result
  • Kolom
  • Telaah
  • Khazanah
  • Mozaik
  • Syariah
  • Tasawuf
  • Uswah
  • Tokoh
  • Doa
  • Khutbah
  • Kolom
  • Telaah
  • Khazanah
  • Mozaik
  • Syariah
  • Tasawuf
  • Uswah
  • Tokoh
  • Doa
  • Khutbah
No Result
View All Result
Sungkem Kiai
No Result
View All Result
  • Kolom
  • Telaah
  • Khazanah
  • Mozaik
  • Syariah
  • Tasawuf
  • Uswah
  • Tokoh
  • Doa
  • Khutbah
Home Tasawuf

Adab dan Tasawuf di Era Modern: Belajar dari Tweet-an Habib Husein Ja’far

Ahmad Husnul Yakin by Ahmad Husnul Yakin
30 Desember 2025
A A
Adab dan Tasawuf di Era Modern: Belajar dari Tweet-an Habib Husein Ja’far

Habib Husein Ja'far Hadar. (Sumber: Dok. Istimewa)

Tasawuf. Sekilas, kata ini mungkin membawa imaji tentang jubah usang, kitab-kitab kuning yang berdebu, dan praktik spiritual yang terpisah dari hiruk pikuk duniawi. Ia sering kali diasosiasikan sebatas pada zikir panjang dan khalwat di sudut-sudut sepi.

Padahal, inti dari ajaran ini—yakni akhlak yang baik (khuluqun hasan)—justru sangat kontekstual dan relevan untuk diaplikasikan dalam setiap sudut kehidupan kita saat ini. Adab dan tasawuf adalah ruh yang mampu menjelma dalam laku sehari-hari, baik di kantor, kelas, rumah, bahkan hingga di ranah media sosial.

Pelajaran penting ini salah satunya digaungkan oleh Habib Husein Ja’far Hadar. Melalui akun media sosialnya, beliau menggarisbawahi beberapa poin penting mengenai adab profesional yang patut kita renungkan:

MENGGAJI KARYAWAN TEPAT WAKTU DAN SESUAI DENGAN JOBDESKNYA IS PART OF ADAB.

MEMBERI ARAHAN YANG JELAS KEPADA BAWAHAN IS PART OF ADAB.

Ya… semuanya menggunakan huruf kapital. Mungkin saking pentingnya pelajaran adab ini.

Tak hanya itu, dalam status pribadinya yang kemudian dilansir di akun Instagram haqiqi.ig, adab dalam dunia kerja diperluas lagi cakupannya, menunjukkan kepekaan sosial seorang pemimpin terhadap timnya:

GAK NGASIH KERJAAN DI JAM MAU PULANG KERJA IS PART OF ADAB.

1 ORANG 1 JOBDESK IS PART OF ADAB.

MAU NERIMA ATAU DENGERIN MASUKAN DARI BAWAHANNYA IS PART OF ADAB.

NGGAK GANGGU KARYAWANNYA DI HARI LIBUR IS PART OF ADAB.

Poin-poin ini menunjukkan bahwa esensi adab tidak melulu soal bersikap hormat kepada yang lebih tua atau berilmu, melainkan juga tentang profesionalisme yang dibungkus dengan empati dan menjunjung tinggi hak orang lain. Adab adalah manajemen yang etis.

Lebih jauh lagi, nilai-nilai tasawuf seperti qana’ah (selalu merasa cukup) dan khuluqun hasan (akhlak terpuji) juga dapat dikontekstualisasikan secara modern.

Misalnya, ketika seseorang—entah itu kiai, pejabat, influencer, atau konglomerat—memiliki kemampuan finansial untuk membeli sepuluh mobil mewah, namun ia hanya memiliki satu mobil dan menggunakannya secara fungsional, itu sejatinya adalah perwujudan nyata dari qana’ah.

Sikap ini sejalan dengan perkataan Imam Junaid, seorang tokoh sufi di masanya:

“Qana’ah yaitu jikalau keinginanmu tidak sampai melampaui pada batas apa yang telah ada pada dirimu waktu itu.”[1]

Di sisi lain, mendahulukan kepentingan umum daripada kepentingan pribadi adalah contoh konkret dari khuluqun hasan. Begitu juga dengan seorang santri yang kembali ke masyarakat dan menunjukkan sikap menghormati tradisi lokal yang tidak bertentangan dengan syariat serta tidak anti-sosial (berbaur) adalah perwujudan akhlak yang terpuji.

Landasan dari semua ini adalah sabda Nabi Muhammad SAW:

وخالق الناس بخلق حسن

Artinya: Berbudilah dengan akhlak yang baik kepada manusia (HR Al-Tirmidzi).

Ketika ditanya mengenai definisi etika yang baik, Sayyidina Ali memberikan jawaban yang amat membumi dan inklusif:

هو موافقة الناس في كل شيئ ما عدا المعاصي

Artinya: Beretika yang baik adalah mengikuti tradisi dalam segala hal selama bukan kemaksiatan.[2]

Pada akhirnya, adab dan tasawuf memang ajaran kuno, hanya saja inti sekaligus ruhnya dapat kita rasakan sampai saat ini. Belajar dari tweet sederhana Habib Husein Ja’far perihal adab dan tasawuf akan membuka mata kita bahwa tasawuf masih relevan di zaman modern.

***

[1] Muhammad bin Abdul Karim Kasnazan, Mausu’ah Kasnazaniah (Suria: Dar al-Mahabbah, 2005) vol 17, hal. 231.

[2] Syekh Nawawi al-Bantani, Syarh Sullam al-Taufiq, halaman 61

Ahmad Husnul Yakin

Ahmad Husnul Yakin

Mahasantri Ma'had Aly Lirboyo Sekaligus Alumni Pondok Pesantren Mancengan Darussalam Modung Bangkalan.

ARTIKEL TERKAIT

Menggugat Klaim Wali Tidak Harus Beribadah
Tasawuf

Menggugat Klaim Wali Tidak Harus Beribadah

22 April 2026
Membedah Kritik Syekh Abi Fadhol Senori Terhadap Tradisi Weton
Tasawuf

Membedah Kritik Syekh Abi Fadhol Senori Terhadap Tradisi Weton

19 April 2026
Makrifat Zikir Menurut Syekh Muhammad Nawawī al-Jāwī
Tasawuf

Makrifat Zikir Menurut Syekh Muhammad Nawawī al-Jāwī

12 Maret 2026
Jejak Sunyi Tasawuf Lokal “Membaca Dakwah Syekh Abdurrahman Bauzier”
Tasawuf

Jejak Sunyi Tasawuf Lokal: Membaca Dakwah Syekh Abdurrahman Bauzier

1 Januari 2026
Di Balik Wirid yang Tenang: Kisah Laku Tijaniyah
Tasawuf

Di Balik Wirid yang Tenang: Kisah Laku Tijaniyah

30 Desember 2025
Dari Antroposentris ke Teosentris: Nilai Tauhid dalam Komunikasi Transendental Modern
Tasawuf

Dari Antroposentris ke Teosentris: Nilai Tauhid dalam Komunikasi Transendental Modern

2 Desember 2025

Discussion about this post

BACA JUGA

Apakah Anak Kecil Mendapatkan Pahala Tatkala Melakukan sebuah Kebaikan?

Apakah Anak Kecil Mendapatkan Pahala Tatkala Melakukan sebuah Kebaikan?

25 Mei 2026
Harusnya Lebih Mengedepankan Uswatun Hasanah daripada Mau‘izhah Hasanah

Harusnya Lebih Mengedepankan Uswatun Hasanah daripada Mau‘izhah Hasanah

24 Mei 2026
Ah.. Saya Ingin Melihat Santri Menulis

Ah… Saya Ingin Melihat Santri Menulis

22 Mei 2026
Menjadikan Agama sebagai Kedok Maksiat: Kritik Imam al-Ghazali terhadap Riya’ yang Paling Buruk

Menjadikan Agama sebagai Kedok Maksiat: Kritik Imam al-Ghazali terhadap Riya’ yang Paling Buruk

14 Mei 2026
Kita Butuh Evaluasi Bukan Eliminasi: Meninjau Ulang Penghapusan Prodi Pendidikan 

Kita Butuh Evaluasi Bukan Eliminasi: Meninjau Ulang Penghapusan Prodi Pendidikan 

7 Mei 2026
Dekonstruksi Perilaku Hubungan Premarital Tanpa Orientasi Kelekatan Permanen

Dekonstruksi Perilaku Hubungan Premarital Tanpa Orientasi Kelekatan Permanen

7 Mei 2026
  • Tentang
  • Kirim Tulisan
  • Kontributor
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 sungkemkiai.com - All rights reserved.

No Result
View All Result

Copyright © 2025 sungkemkiai.com - All rights reserved.